Menanggapi usulan yang disampaikan oleh perwakilan warga Desa Segigok Raya, Budi Santosa, dalam agenda reses Selasa 6 Juli 2026, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) V memberikan respons untuk mengawal aspirasi tersebut ke tingkat provinsi.
Anggota DPRD Sumsel Dapil V, di antaranya Ketua DPRD Sumsel sekaligus Anggota Dapil V, Andie Dinialdie, SE., MM (Golkar), Koordinator Reses Sri Mulyadi, SE., M.Si (Gerindra), Isyana Lonitasari, SH (Demokrat), At Thahirah Putri Lestari, SE (PPP), Fathan Qoribi, ST (PKB), Andri Fitriansyah, ST., MM (NasDem), dan Mirza Gumay, S.IP (PAN).
Melalui Koordinator Reses, Sri Mulyadi, SE., M.Si, tim Dapil V menegaskan bahwa seluruh keluhan warga mengenai jalan, jembatan, sinyal, dan fasilitas kesehatan bukanlah sekadar keinginan, melainkan kebutuhan dasar hakiki yang wajib dipenuhi oleh negara.
“Akses mobilitas dan jalur ekonomi pertanian warga tidak boleh lagi terhambat oleh infrastruktur yang rusak atau terisolasi. Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel, serta menyelaraskannya dengan Pemkab OKU Selatan agar pembangunan jalan dan jembatan ini masuk dalam skala prioritas anggaran RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) mendatang.”ujarnya
Selanjutnya, “Di zaman digital sekarang, masalah blank spot di daerah seperti Segigok Raya sangat merugikan anak-anak sekolah dan perputaran ekonomi warga. Kami akan koordinasikan dengan Dinas Kominfo Provinsi untuk segera memetakan wilayah ini dan mendorong provider komunikasi memperluas jaringan sinyal di sini.” “Aspirasi mengenai Pondok Bersalin Desa (Polindes) adalah prioritas kemanusiaan. Ibu hamil dan warga yang sakit harus mendapatkan penanganan medis yang dekat dan cepat. Usulan ini akan kami bawa ke komisi terkait untuk didorong melalui program jaminan kesehatan dan pemenuhan faskes desa dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel.”
Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, SE., MM, menegaskan bahwa lembaga legislatif akan menggunakan fungsi penganggaran (budgeting) dan pengawasan secara maksimal agar program pemulihan infrastruktur di Kecamatan Waras dapat terealisasi secepatnya demi kesejahteraan masyarakat OKU Selatan. (ADV)













