Dr. Askolani, Gandeng Pesantren Bangun Banyuasin Religius

PINGINTAU.ID, PANGKALAN BALAI —Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH., menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Forum Pondok Pesantren (Forpes) Kabupaten Banyuasin masa bhakti 2026–2030. Prosesi pengukuhan dipimpin loleh Ketua DPP Forpes Sumsel, Kiyai H. Muhsiri Salim, S.Pd.I., M.Pd.I., di Auditorium Pemkab Banyuasin Selasa 23 Juni 2026.

Pelantikan menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran pondok pesantren dalam pembangunan daerah, khususnya pada sektor pendidikan keagamaan serta pembinaan generasi muda di Bumi Sedulang Setudung.

Dalam sambutannya, Bupati Askolani menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada keluarga besar pondok pesantren. Selama ini, pesantren telah berkontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Orang nomor satu di Banyuasin berharap hadirnya Forpes mampu menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara ulama, pengasuh pesantren, dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

“Pondok pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter masyarakat. Pemerintah Kabupaten Banyuasin siap mendukung pengembangan pesantren agar semakin maju, mandiri, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tegas Askolani.

Askolani berpesan agar pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik, menjadi penggerak peningkatan kualitas pendidikan, memperkuat ukhuwah, serta melahirkan inovasi dalam pengelolaan pesantren.

“Sinergi antara pemerintah dan pondok pesantren harus terus diperkuat. Bersama-sama kita membangun Banyuasin yang lebih religius, maju, adil, dan sejahtera,”ujarnya.

Menanggapi dukungan tersebut, Ketua DPD Forpes Banyuasin, KRM Ary Sopian, SHI., MM., didampingi Sekretaris H. Budi Wahyu Kurniawan, SHI., dan Bendahara Agus Iswandi, S.Pd.I., MM., menegaskan komitmennya untuk bersinergi penuh dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Pihaknya mengaku telah menyiapkan program kerja untuk memastikan pondok pesantren semakin diminati oleh masyarakat luas.

“Kami sudah merancang program-program ke depan agar pondok pesantren semakin digemari. Sebab, pondok pesantren benteng terakhir bagi moral anak bangsa,” ujar Ary Sopian.

Masih Kata ustad Sopian,  pesantren berfungsi sebagai filter strategis di era modern saat ini.

“Pesantren filter dalam mempertahankan nilai tradisional yang baik dan mengambil nilai modern yang positif, serta siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin,”  (***)