Reses di SMAN 2 Muara Enim, DPRD Sumsel Dapil VI Prioritaskan Pendidikan dan Fasilitas Publik

Anggota DPRD Sumsel Dapil VI Reses

MUARA ENIM – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI berkomitmen penuh menempatkan sektor pendidikan dan fasilitas publik sebagai prioritas utama. Hal ini ditegaskan dalam agenda Reses digelar di SMAN 2 Muara Enim untuk menjaring aspirasi ldari masyarakat.

Wakil rakyat yang turun langsung menyapa warga ini dipimpin oleh Muhamad Candra (PKB) selaku koordinator, didampingi Mohd Muaz Ar Rifqy (PKS), Ismail Hairul Pala (Demokrat), Ahmad Palo (PPP), Hj. Lury Eliza Alex Noerdin (Golkar), dan Ganjar Iman (NasDem).

Dalam pertemuan sangat dinamis para siswa dan guru SMAN 2 Muara Enim (Smanda) menyampaikan kondisi sekolah mereka. Keluhan mulai dari pagar sekolah yang nyaris roboh, atap ruang kelas yang bocor, siring yang tersumbat, hingga fasilitas laboratorium, proyektor, internet, dan aula yang mendesak untuk diperbaiki.

Tak hanya dari sekolah, aspirasi juga datang dari Pondok Pesantren (Ponpes) Darussaadah terkait kebutuhan sumur bor air bersih dan rehabilitasi asrama santri. Selain itu, perwakilan warga turut mengadukan masalah jalan rusak, normalisasi Sungai Aur, kesejahteraan insentif RT/RW, hingga penyaluran Bansos yang sering salah sasaran.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Dapil VI, Muhamad Candra, langsung memberikan angin segar dengan kepastian anggaran bagi SMAN 2 Muara Enim.

“Insya Allah tahun anggaran 2027, pembangunan pagar sekolah dan siring pembuangan air limbah di SMAN 2 Muara Enim ini akan kita realisasikan.,” tegas Candra disambut tepuk tangan warga.

Mengenai kesejahteraan guru dan bantuan untuk pondok pesantren, Mohd Muaz Ar Rifqy dan Ahmad Palo meminta pihak sekolah serta pengurus ponpes untuk segera mengumpulkan proposal resmi agar bisa segera dikawal melalui dana hibah aspirasi dewan.

“Kami sepakat bahwa pendidikan harus dinomorsatukan demi kemajuan bangsa. Segera siapkan dan serahkan seluruh proposal sarana prasarana yang dibutuhkan agar bisa kami perjuangkan anggarannya,” (ADV)