Ragam  

Dinilai Berjasa dalam Atasi Masalah Kebakaran Hutan, Peneliti Asal Jerman Prof. Johann Goldammer Peroleh Bintang Jasa Utama dari Presiden RI

Pingintau.id, Peneliti asal Jerman Prof. Johann Goldammer, Direktur Global Fire Monitoring Center (GFMC) menerima penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo karena dinilai berjasa dalam mengatasi masalah kebakaran hutan [karhutla].

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong menyerahkan Penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo kepada peneliti asal Jerman tersebut di Paviliun Indonesia pada COP 26 Climate Change Conference belum lama ini.

Prof. Goldammer adalah satu-satunya warga negara asing yang menerima penghargaan tersebut.

Sehubungan dengan penghargaan ini, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan bahwa untuk mengatasi persoalan kebakaran hutan, Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa bantuan pihak lain, termasuk pihak swasta. “Prof. Johann Goldammer telah berperan besar dalam membantu Pemerintah Indonesia untuk mengatasi persoalan kebakaran hutan,” kata Wakil Menteri.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman, Arif Havas Oegroseno dalam kesempatan ini juga menggarisbawahi keberhasilan Indonesia dalam isu lingkungan hidup, termasuk penurunan angka kebakaran hutan di Indonesia. “Indonesia perlu menyusun strategi untuk menciptakan branding internasional terkait keberhasilan Indonesia di bidang lingkungan hidup, diantaranya penurunan deforestasi, keberhasilan restorasi gambut, pengelolaan hutan mangrove, dan juga penurunan kasus kebakaran hutan,” kata Duta Besar Arif Havas Oegroseno.

Lebih lanjut, Dubes RI menyampaikan bahwa pemberian penghargaan Jasa Utama kepada Prof. Johann Goldammer merefleksikan kemitraan Indonesia – Jerman yang kuat di bidang lingkungan hidup. “Jerman merupakan partner penting Indonesia dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan,” ujarnya. KBRI Berlin juga siap untuk terus memperkuat kemitraan dengan Prof. Johann Goldammer di bidang lingkungan hidup.[***]

Naskah & Foto: Kemlu RI/ KBRI Berlin

 

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *