Wali Kota A. Rahman Dorong Masjid Jadi Pusat Ekonomi dan Pembinaan Generasi Muda di Milad ke-19 BKMM-DMI

PINGINTAU.ID, KOTA BIMA-Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, menghadiri peringatan Milad ke-19 Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid Dewan Masjid Indonesia (BKMM-DMI) Kota dan Kabupaten Bima di Convention Hall Paruga Nae, Selasa 6 Oktober 2026. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran majelis taklim dan masjid sebagai pusat peradaban umat.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas konsistensi BKMM-DMI selama hampir dua dekade dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Perjalanan 19 tahun ini dinilai menjadi bukti nyata komitmen BKMM-DMI dalam menjaga moralitas dan ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

“19 tahun perjalanan bukanlah waktu yang singkat. Ini menunjukkan adanya konsistensi, komitmen, dan semangat dalam membangun kehidupan umat,” ujar Wali Kota Bima.

Wali Kota menekankan bahwa peran majelis taklim dan pengurus masjid hendaknya tidak terbatas pada kegiatan pengajian rutin. Ia mendorong optimalisasi fungsi masjid ke arah yang lebih luas, salah satunya sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat melalui pembentukan koperasi syariah berbasis masjid.

Ia mencontohkan beberapa koperasi syariah yang telah berjalan sukses, seperti Koperasi Syariah Salsabila di Gindi, Nurul Iman di Lewirato, dan Baitul Hamid, agar dapat direplikasi oleh masjid-masjid lainnya di Kota Bima.

“Apakah memungkinkan kita membangun koperasi syariah berbasis masjid? Perannya luar biasa dalam memperkuat ekonomi umat. Saya berharap setiap masjid di Kota Bima ke depan memiliki koperasi syariah,” tegasnya.

Selain pemberdayaan ekonomi, H. A. Rahman juga mengingatkan pentingnya merangkul generasi muda. Masjid diharapkan mampu bertransformasi menjadi ruang yang ramah, kreatif, dan edukatif bagi anak-anak muda guna membentengi moral mereka sekaligus memperkuat karakter keagamaan.

Acara yang turut dihadiri Staf Ahli Bidang Kesra, pimpinan OPD, Kabag Kesra, serta para camat dan lurah ini ditutup dengan ajakan kolaborasi dari Wali Kota untuk bersama-sama membangun Bima secara seimbang, baik dari segi infrastruktur fisik maupun moralitas masyarakat. (Suhairy)