PINGINTAU.ID, BANYUASIN- Terasa begitu menyejukan hati, Do,a bersama dan Yasinan menggema lembut, menyelimuti setiap sudut ruangan. Di antara tamu undangan pengurus dan insan pers yang hadir, ukiran senyum bahagia terpancar dari wajah puluhan anak yatim yang duduk berdampingan, menerima santunan dalam suasana yang menyentuh hati.
Bukan sekadar perayaan angka, peringatan Refleksi Satu Tahun Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuasin ini menjadi momentum untuk menundukkan kepala sejenaK melihat kembali jejak langkah yang telah dilalui, mengevaluasi diri, serta mempererat tali sinergi demi masa depan Banyuasin yang lebih baik.

Dalam sambutannya yang sarat makna, Ketua PWI Banyuasin, Wardoyo, S.I.Kom., mengungkapkan keharuannya atas perjalanan setahun kepengurusan yang dinakhodainya. Bagi PWI Banyuasin, 365 hari yang telah lewat, sebuah perjuangan bersama yang diikat oleh niat tulus dan dedikasi tinggi.
“Satu tahun bukanlah waktu yang panjang dalam hitungan sejarah, namun bagi kita di PWI Banyuasin, 365 hari yang lalu. Pondasi awal yang dipenuhi dengan penuh dedikasi serta komitmen,” ujar Wardoyo dengan nada penuh rasa syukur.
Ditegaskan di tengah derasnya arus informasi, PWI Banyuasin terus berikhtiar menjaga marwah profesi. Wartawan bukan hanya sekadar pencatat peristiwa, tetapi hadir sebagai mata dan telinga bagi masyarakat kecil, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan di Bumi Sedulang Setudung.
Kehangatan acara tersebut makin terasa saat perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Camat Banyuasin III, Santo, S.Sos, M.Si didaulat memberikan sambutan mewakili Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi insan pers di Banyuasin.

“Kami ucapkan selamat refleksi setahun PWI Banyuasin di bawah kepemimpinan Mas Wardoyo dan pengurus lainnya. Semoga melalui refleksi setahun ini, menjadi momentum sinergi PWI Banyuasin dengan Pemkab Banyuasin yang lebih harmonis dalam membangun Banyuasin ke depan,” tutur Santo.
Refleksi satu tahun PWI Banyuasin tidak hanya meninggalkan cerita tentang evaluasi dan cita-cita organisasi. Lebih dari itu, acara yasinan dan santunan anak yatim menjadi pengingat bahwa di balik perjuangan mencari informasi untuk dijadikan berita ada kepedulian dengan warga kami.
“Terimakasih mas Wardoyo dan seluruh pengurus dan anggota PWI Banyuasin,” (Tim)













