PINGINTAU.ID, PADANG- Kontingen cabang olahraga gulat Kabupaten Pasaman Barat kembali menunjukkan dominasinya pada hari kedua pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Bertanding di Gedung Sport Center Gunung Pangilun, Kota Padang, Senin 5 Oktober 2026, tim gulat Pasaman Barat berhasil memboyong empat medali, yakni satu medali emas dan tiga medali perunggu.
Medali emas diraih oleh M. Sahrul Gunawan yang turun di kelas 55 kg junior. Dalam partai final yang berlangsung sengit melawan pegulat tuan rumah Kota Padang, Sahrul tampil tenang dan terukur. Kepiawaiannya di atas matras menyegel kemenangan meyakinkan dengan keunggulan poin telak 16-6.
Sementara itu, tiga medali perunggu masing-masing disumbangkan oleh Pangeran Hidayat Syah yang berlaga di kelas 45 kg cadet, Gusriman Lubis di kelas 67 kg Greco senior, serta Deni Akbar yang bertarung di kelas 74 kg senior.
Pelatih gulat Pasaman Barat, Irfan Can, mengapresiasi tinggi perjuangan para atletnya. Menurutnya, hasil ini merupakan bukti nyata bahwa atlet gulat Pasaman Barat memiliki potensi besar dalam mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.
“Kami sangat senang dan bangga atas pencapaian para atlet pada ajang Porprov ini. Untuk kedepannya, kami berharap masyarakat Pasaman Barat semakin banyak yang mencintai olahraga gulat dan ikut berlatih, agar kita dapat mengisi setiap kelas yang dipertandingkan pada kejuaraan tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Irfan.
Ia juga menekankan pentingnya peran serta pemerintah daerah, KONI, hingga dunia usaha dalam menjaga keberlanjutan prestasi para atlet.
“Pencapaian ini tentu perlu ditunjang oleh KONI dan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, khususnya dalam mempersiapkan sarana dan prasarana latihan yang memadai. Dengan fasilitas yang nyaman, para atlet dapat lebih fokus mempersiapkan diri untuk kejuaraan-kejuaraan mendatang,” tambahnya.
Dukungan sinergis dari Pemkab Pasaman Barat serta berbagai perusahaan lokal dinilai menjadi kunci penting dalam membangun sumber daya manusia yang berprestasi di bidang olahraga. (Arfan)













