Untuk mengantisipasi tingginya angka pengangguran, para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna menaruh harapan besar pada pengembangan sektor kewirausahaan mandiri.
Aspirasi ini disampaikan oleh perwakilan pemuda karang taruna, Maradona, dalam reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) V di Desa Tanjung Besar, Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten OKU Selatan. Rabu 8 Juli 2026.
Maradona mengatakan para pemuda di desanya sangat membutuhkan stimulan berupa program pemberdayaan dan keahlian praktis. Menurutnya, ketergantungan pada sektor lapangan kerja formal harus mulai digeser ke arah kemandirian ekonomi.
Warga mengusulkan dua poin krusial untuk mendongkrak ekonomi pemuda setempat, Pengadaan Program Pelatihan Kewirausahaan dan UMKM, meminta pemerintah memfasilitasi pelatihan berkala di bidang manajemen bisnis, digital marketing, hingga keterampilan teknis produksi produk lokal bernilai jual tinggi.
Dengan dibekalinya keahlian UMKM, diharapkan akan lahir unit-unit usaha baru di desa yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara mandiri tanpa harus merantau ke kota.
“Generasi muda di Mekakau Ilir ini memiliki potensi besar, namun kami kekurangan wadah pembinaan dan modal keterampilan. Kami sangat berharap Bapak dan Ibu Anggota DPRD Sumsel bisa memperjuangkan adanya program pelatihan UMKM dari dinas terkait, agar kami bisa menciptakan lapangan kerja sendiri di desa kami,” ujar Maradona
DPRD Sumsel Dapil V Siap Sinergikan Program dengan Dinas Koperasi dan UMKM, Usulan kreatif yang berorientasi pada kemandirian ekonomi pemuda ini disambut Wakil Rakyat dari Dapil V DPRD Sumsel
Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, SE., MM (Golkar) dan Koordinator Reses Sri Mulyadi, SE., M.Si (Gerindra) menegaskan dukungannya terhadap inisiatif positif dari kalangan pemuda Karang Taruna tersebut.
“aspirasi yang sangat luar biasa Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumsel untuk membawa program-program pelatihan kerja dan bantuan modal usaha masuk ke wilayah Mekakau Ilir,” (ADV)













