Kenyamanan dan keselamatan berkendara di malam hari masih menjadi barang mahal bagi warga Desa Sipatuhu Blok I, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan. Kondisi jalan yang rusak parah ditambah minimnya penerangan jalan membuat aktivitas malam warga diselimuti rasa waswas.
Keluhan disampaikan oleh perwakilan warga, Sami, dalam pertemuan reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) V Selasa 7 Juli 2026.
Sami mengatakan kondisi infrastruktur di wilayahnya yang memerlukan penanganan dari pemerintah. Setidaknya, ada dua poin utama yang diusulkan oleh warga demi kelancaran mobilitas dan keamanan lingkungan
Akses jalan utama di Desa Sipatuhu Blok I saat ini dipenuhi lubang yang cukup dalam. Kondisi ini tidak hanya menghambat perputaran ekonomi hasil pertanian warga, tetapi juga sangat rawan memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.
Ketiadaan lampu penerangan membuat jalur tersebut gelap gulita saat malam hari. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan dan memicu kerawanan tindakan kriminalitas
“Akses jalan kami sudah banyak yang rusak dan kalau malam kondisinya gelap gulita karena tidak ada lampu jalan. Kami sangat khawatir dengan keselamatan warga yang melintas, terutama anak-anak muda atau warga yang pulang malam. Kami sangat berharap Bapak dan Ibu Dewan dari Dapil V bisa memperjuangkan pengaspalan jalan dan pemasangan lampu jalan ini,” harap Sami di hadapan para legislator.
DPRD Sumsel Dapil V yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, SE., MM (Golkar) dan Koordinator Reses Sri Mulyadi, SE., M.Si (Gerindra) memberikan respons yang sangat positif.
Melalui Koordinator Reses, Sri Mulyadi, SE., M.Si, pihak DPRD Sumsel berkomitmen untuk mengawal usulan pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas penerangan umum ini agar masuk dalam prioritas anggaran belanja daerah.
“Aspirasi dari Pak Sami ini menyangkut keselamatan jiwa dan urat nadi perekonomian warga Desa Sipatuhu Blok I. Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga untuk perbaikan jalan, serta Dinas Perhubungan terkait pengadaan lampu jalan (LPJU). akan kami kawal agar segera direalisasikan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten,” (ADV)













