BANYUASIN — Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, SP menunjukkan keseriusannya untuk maju dalam bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Banyuasin periode 2026-2031.
Sinyal kuat tersebut terlihat dari langkahnya mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Golkar Banyuasin, Rabu 9 September 2026
Pengambilan formulir Calon Ketua DPD Golkar Banyuasin di Sekretariat DPD Golkar Banyuasin diwakilkan Bramantya Wibasana, didampingi Edi Ariansyah bersama sejumlah anggota tim.
Kedatangan rombongan disambut Ketua Pelaksana Panitia Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Banyuasin, Suis Tiqlal Effendi, bersama jajaran panitia
Juru bicara rombongan, Edi Ariansyah, mengatakan pengambilan formulir tersebut merupakan amanat langsung dari Netta Indian
“Kami menyampaikan salam hormat dari Ibu Netta Indian. Beliau sebenarnya ingin hadir langsung, namun ada kegiatan kedinasan yang tidak bisa ditinggalkan, sehingga diwakilkan kepada H. Bramantya Wibasana,” ujar Edi.
Menurutnya, ketidakhadiran Netta Indian secara langsung tidak mengurangi rasa hormat kepada panitia Musda. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan panitia.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Musda DPD Golkar Banyuasin, Suis Tiqlal Effendi, mengatakan tahapan penjaringan bakal calon Ketua DPD Golkar Banyuasin telah dibuka sejak 7 September 2026 dan akan berakhir pada 11 September 2026.
“Penjaringan terbuka bagi seluruh kader terbaik Partai Golkar yang memenuhi ketentuan AD/ART organisasi. Semua berhak mendaftar sesuai mekanisme panitia,” tegas Suis.
Dengan pengambilan formulir tersebut, Netta Indian menjadi salah satu figur yang telah menyatakan kesiapannya mengikuti proses penjaringan.
Selanjutnya, setiap bakal calon wajib mengembalikan formulir beserta seluruh dokumen persyaratan paling lambat Jumat (11/9/2026). Berkas tersebut kemudian akan diverifikasi oleh panitia sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah Netta Indian mengambil formulir menjadi sinyal politik yang cukup kuat menjelang Musda Golkar Banyuasin. Jika seluruh persyaratan terpenuhi dan lolos verifikasi, namanya dipastikan akan masuk dalam peta persaingan perebutan kursi Ketua DPD Golkar Banyuasin untuk lima tahun mendatang.
Persaingan pun berpotensi semakin menarik, mengingat kursi Ketua Golkar Banyuasin bukan hanya menentukan arah kepengurusan partai, tetapi juga dapat memengaruhi konstelasi politik Bumi Sedulang Setudung ke depan. (REL)













