Resmi Dilepas, 443 Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Palembang Berangkat ke Tanah Suci

Pingintau.id – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Asrama Haji Sumatera Selatan, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Sebanyak 443 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Palembang secara resmi dilepas untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Pelepasan dilakukan oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Apriyadi, yang hadir mewakili Gubernur Sumsel Herman Deru.

Turut mendampingi, Ketua PPIH Embarkasi Palembang M. Arkan Nurwahiddin, Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel Sunarto, serta jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Dalam sambutannya, Apriyadi menyampaikan pesan penuh makna kepada para jemaah. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang istimewa dan tidak semua orang mendapatkan kesempatan tersebut.

“Ini adalah panggilan Allah SWT. Luruskan niat, jaga kesehatan, dan fokuslah beribadah tanpa memikirkan hal-hal di luar ibadah,” pesannya.

Kloter 1 ini berasal dari Kabupaten OKU Timur, dengan rincian 438 jemaah, empat petugas kloter, dan satu Petugas Haji Daerah (PHD). Mereka menjadi rombongan pertama dari total 7.036 jemaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang tahun ini.

Ketua PPIH Embarkasi Palembang, M. Arkan Nurwahiddin, menjelaskan bahwa total jemaah tersebut terdiri dari 5.895 asal Sumatera Selatan, 1.077 dari Bangka Belitung, serta 64 petugas kloter.

Seluruhnya akan diberangkatkan dalam 16 kloter menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines dengan kapasitas 445 kursi per penerbangan.

“Pemberangkatan dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama menuju Madinah, sedangkan gelombang kedua langsung ke Jeddah,” jelasnya.

Gelombang I dijadwalkan berlangsung pada 22 April hingga 5 Mei 2026 untuk kloter 1 sampai 10 dengan tujuan Madinah. Sementara Gelombang II akan diberangkatkan pada 9 hingga 15 Mei 2026 untuk kloter 11 sampai 16 dengan tujuan Jeddah.

Haji Ramah Lansia Jadi Prioritas

Tahun ini, Embarkasi Palembang mengusung konsep “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”.

Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih inklusif dan humanis bagi seluruh jemaah.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah pembagian Kartu Nusuk langsung di embarkasi. Kartu ini menjadi identitas digital jemaah selama berada di Arab Saudi dan mempermudah akses berbagai layanan ibadah.

Dengan berbagai persiapan matang dan peningkatan layanan, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, aman, dan meraih predikat haji mabrur.

Keberangkatan Kloter 1 ini pun menjadi penanda dimulainya operasional haji Embarkasi Palembang tahun 2026, sekaligus mengiringi doa dan harapan dari masyarakat Sumatera Selatan bagi para tamu Allah SWT.