Calon Komisioner KPID Sumsel: Berjuang di Parlemen, Berserah pada Hasil Terbaik

PINGINTAU.ID,  SUMSEL — Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) bagi para calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID)  Sumsel periode jabatan mendatang.

Agenda  yang menentukan masa depan pengawasan penyiaran di Bumi Sriwijaya ini dilangsungkan di ruang rapat Komisi I DPRD Sumsel. Rabu, 3 Juni 2026.

Proses seleksi ini diikuti oleh para peserta yang telah lolos tahapan-tahapan sebelumnya dan kini harus memaparkan visi, misi, serta komitmen mereka di hadapan para wakil rakyat. Atmosfer kompetisi yang ketat namun dinamis begitu terasa sepanjang jalannya uji kelayakan.

Bagi para peserta, tahapan ini merupakan puncak dari ikhtiar panjang yang telah mereka lalui. Salah satu esensi penting yang mengemuka dalam momentum ini kesiapan mental untuk menerima apa pun keputusan akhir dari tim penguji.

“Kita belum tau hasilnya, semoga segala perjuangan dan dedikasi yang telah dicurahkan selama proses ini memberikan hasil yang terbaik bagi kemajuan dunia penyiaran di Sumatra Selatan,”Kata Deddy Pranata, calon peserta KPID Sumsel. Rabu 3 Juni 2026

Sementara itu, senada juga diungkapkan oleh Novarizal, “Kami berharap Komisi I DPRD Sumsel dapat menentukan pilihan secara objektif berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan visi-misi yang telah dipaparkan,”Kata Novarizal, calon anggota KPID Sumsel.

Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, SE, MM, Komisi I DPRD Sumsel  sudah mengadakan  proses Fit and Proper Test dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Rekam jejak, integritas, serta wawasan mendalam mengenai regulasi penyiaran menjadi indikator utama dalam menentukan figur-figur yang layak menduduki kursi komisioner KPID Sumsel mendatang.

“Komisi I DPRD Sumsel, kemarin mengadakan  proses Fit and Proper Test, 21 orang calon KPID Sumsel selanjutnya nanti akan disaring 14 orang, 7 orang terpilih diserahkan ke Gubernur untuk dilantik dan 7 orang sebagai cadangan, ”kata Andie.

Dikatakan melalui seleksi ketat ini, KPID Sumsel diharapkan mampu melahirkan nahkoda-nahkoda baru yang tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas tinggi dalam mengawal konten siaran yang sehat, edukatif, dan proporsional bagi seluruh masyarakat Sumatra Selatan. (Ward)