Pingintau.id – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat, jus alpukat posisinya sebagai salah satu minuman favorit lintas generasi terutama di bulan Ramadhan untuk berbuka.
Tak hanya lezat dan mengenyangkan, jus berbahan dasar alpukat ini juga dikenal kaya manfaat bagi kesehatan tubuh.
Alpukat mengandung lemak baik tak jenuh, serat, vitamin E, vitamin C, serta antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga merawat kesehatan kulit. Tak heran jika jus alpukat kerap menjadi pilihan menu berbuka puasa, sarapan sehat, hingga minuman penunjang diet.
“Jus alpukat itu lengkap nutrisinya. Lemaknya justru membantu tubuh menyerap vitamin lain dengan lebih optimal,” ujar salah satu ahli gizi saat ditemui, Selasa (—).
Di Indonesia, jus alpukat memiliki ciri khas tersendiri. Umumnya disajikan dengan tambahan susu kental manis atau cokelat cair yang memperkaya rasa tanpa menghilangkan tekstur lembut alpukat.
Belakangan, berbagai inovasi juga bermunculan, seperti jus alpukat campur nanas, alpukat madu, hingga alpukat kurma yang digemari pecinta minuman sehat.
Tak hanya diminati di rumah tangga, jus alpukat juga menjadi menu andalan di kafe dan kedai minuman kekinian.
Pelaku usaha kuliner menilai, permintaan terhadap minuman berbasis alpukat cenderung stabil bahkan meningkat, seiring tren gaya hidup sehat di kalangan anak muda.
“Setiap hari jus alpukat selalu masuk tiga besar menu terlaris,” kata Rina, pemilik kedai jus di kawasan pusat kota.
Dengan rasa yang lezat, mudah dikreasikan, serta segudang manfaat kesehatan, jus alpukat diprediksi akan terus bertahan sebagai minuman favorit masyarakat.
Di tengah gempuran minuman modern, jus alpukat membuktikan bahwa minuman sederhana berbahan alami tetap memiliki tempat istimewa di hati penikmatnya.(***)














