Sinergi Tiga Wakil Dekan: FKIP Unsri Petakan Program, Risiko dan POB 2026

PINGINTAU.ID, SUNGAI LIAT BANGKA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya menggelar diskusi strategis untuk merumuskan program kerja tahun 2026.

Tidak hanya membahas prioritas kegiatan, forum ini juga memetakan potensi risiko dan menyusun Prosedur Operasional Baku (POB) agar tata kelola fakultas semakin rapi.

Diskusi Jumat 22 Agustus 2025, berlangsung, dalam suasana kolaboratif. Jajaran pimpinan fakultas dibagi ke dalam tiga kelompok kerja, masing-masing dipandu oleh para wakil dekan sesuai bidangnya.

Kelompok I, dipimpin Wakil Dekan I Dr. Rita Inderawati, M.Pd. mengupas isu akademik, peningkatan mutu pembelajaran, dan inovasi kurikulum.

Kelompok II, bersama Wakil Dekan II Prof. Nyimas Aisyah, Ph.D., membahas pengelolaan keuangan, sarana-prasarana, dan efisiensi operasional.

Kelompok III, di bawah arahan Wakil Dekan III Dr. Ismet, M.Si., fokus pada kemahasiswaan, pengembangan minat dan bakat, serta perluasan jejaring kemitraan.

Hasil diskusi tiap kelompok dipresentasikan dalam sesi pleno yang dipimpin Dekan FKIP Unsri Dr. Hartono, M.A. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan arah kebijakan baru Organisasi dan Tata Kerja (OTK) Universitas Sriwijaya yang menjadi acuan penyusunan program strategis fakultas. “Penyesuaian OTK ini penting untuk memastikan semua rencana kerja berjalan seirama dengan kebijakan universitas dan mendukung tata kelola yang lebih kuat,” tegasnya.

Selain menyelaraskan visi pimpinan fakultas, forum ini menjadi ajang untuk mengidentifikasi tantangan sejak dini agar dapat diantisipasi secara terukur. Pembahasan POB pun diharapkan menjadi pegangan kerja bersama, sehingga semua kebijakan fakultas berjalan lebih efektif, transparan, dan sesuai standar mutu.

Dengan semangat kebersamaan, FKIP Unsri menunjukkan komitmennya membangun perencanaan yang terarah dan berkesinambungan—dari level dekanat hingga program studi—demi mutu pendidikan yang terus meningkat. (Ridho/Ward)