PINGINTAU.ID.ID. LAHAT — Semangat belajar anak-anak di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gumay Talang, Kabupaten Lahat, mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Desa Gumay Talang, khususnya Pemerintah Desa Sukarami.
Dukungan disampaikan Kepala Desa Gumay Talang Idham Kholid saat melihat aktivitas belajar anak-anak yang di Rumah Belajar INSPIRASI Gumay Talang.
Idham Kholid mengaku sangat antusias sekaligus terharu melihat proses pembelajaran yang berlangsung di lingkungan TPA. Menurutnya, anak-anak memiliki semangat belajar yang luar biasa, bahkan mereka terlihat lebih antusias ketika kegiatan dilakukan secara outdoor di lingkungan sekitar TPA.
“Kami sangat antusias melihat langsung bagaimana proses belajar anak-anak di sini. Mereka punya semangat yang luar biasa. Bahkan belajar outdoor seperti ini justru membuat mereka semakin bersemangat,” ujar Idham Kholid.
Ia menegaskan, pemerintah desa siap memberikan dukungan penuh terhadap program Rumah Belajar INSPIRASI, khususnya dalam pemenuhan fasilitas dan kebutuhan kegiatan belajar anak-anak di kawasan TPA.
“Kami selaku pemerintah desa, khususnya Desa Sukarami, akan support full apa yang menjadi kebutuhan dan fasilitas Rumah Belajar INSPIRASI ke depannya,” tegasnya
Idham juga menyampaikan apresiasi kepada Rizky Ardiyansyah Sholeh, yang dinilainya memiliki kepedulian dan keaktifan dalam mendampingi anak-anak di sekitar TPA.
“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada adinda Rizky Ardiyansyah Sholeh, anak muda yang aktif dan peduli terhadap anak-anak di sekitar area TPA. Tidak banyak orang seperti adinda ini,” katanya.

Ia berharap anak-anak di kawasan TPA terus dibina dan mendapatkan akses pendidikan yang baik sehingga mampu memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak yang bersekolah di Kota Lahat maupun daerah lainnya.
“Kami titip pesan agar anak-anak ini terus dibina dan diajarkan, sehingga mereka bisa memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama seperti anak-anak yang sekolah di Kota Lahat bahkan di kota-kota lainnya,” tambahnya.
Rizky : Dukungan Awal Tak Lepas dari Peran Pemerintah Desa
Sementara itu, Founder Rumah Belajar INSPIRASI Gumay Talang, Rizky Ardiyansyah Sholeh, menyampaikan bahwa perjalanan program belajar anak-anak di TPA sejak awal tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Desa dan perangkat desa.
Rizky mengingat kembali awal diskusi dan gagasan kegiatan yang mendapat respons positif dari kepala desa serta perangkat desa.
“Saya selalu ingat, Pak Kades, bahwa awal diskusi program ini tidak lepas dari peran dan dukungan Pak Kades beserta perangkat desa. Dari awal kami berdiskusi bagaimana anak-anak di sekitar TPA ini bisa mendapatkan ruang belajar dan pendampingan,” ujar Rizky.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Deby Prayetno, pendamping desa Kecamatan Gumay Talang, yang selama ini turut mendampingi desa dan memberikan perhatian terhadap kegiatan Rumah Belajar INSPIRASI.
Menurut Rizky, kolaborasi antara pemerintah desa, pendamping desa, masyarakat, relawan, dan Rumah Belajar INSPIRASI menjadi modal penting untuk membangun ekosistem pendidikan bagi anak-anak di kawasan TPA.
“Terima kasih kepada Pak Kades, perangkat desa, dan Bang Deby Prayetno selaku pendamping desa Kecamatan Gumay Talang yang terus mendampingi. Kami berharap kolaborasi ini terus berjalan dan semakin kuat,” tambahnya
Rizky menegaskan, Rumah Belajar INSPIRASI bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang untuk membangun kepercayaan diri, karakter, kreativitas, kepedulian lingkungan, serta membuka wawasan anak-anak tentang masa depan.
Ke depan, Rumah Belajar INSPIRASI juga terus mendorong pengembangan program TPS 3R, Bank Sampah, dan SABDA (Sampah Jadi Dana Cita-Cita) agar pendidikan anak dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin anak-anak di TPA tidak merasa berbeda. Mereka punya hak untuk bermimpi, belajar, dan memiliki masa depan yang sama. Tugas kita adalah membuka pintu kesempatan itu bersama-sama,” (REL)













