PINGINGAU.ID, MUARA ENIM – Memasuki bulan suci Ramadhan yang penuh kemuliaan, Alumni SMA Negeri 1 (SMANSA) Muara Enim Angkatan 1994 kembali menunjukkan eksistensinya dalam menebar kebaikan. Mengusung semangat kepedulian yang telah terjaga selama lebih dari tiga dekade, para alumni mengawali rangkaian kegiatan sosial dengan aksi nyata menjenguk keluarga alumni yang sedang sakit.
Hari Sabtu 21 Februari 2026, rombongan yang dikoordinir oleh Ibu Marpuah membesuk ibunda dari salah satu rekan alumni, Ely Naro, yang tengah menjalani perawatan medis di RS Muara Enim. Kehadiran perwakilan alumni ini tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga menyalurkan santunan titipan dari rekan-rekan alumni lainnya yang berhalangan hadir secara langsung.
Aksi solidaritas ini berlanjut Minggu 22 Februari 2026, para alumni menuju RS PTBA untuk membesuk orang tua dari Abri Mayadi. Dipimpin oleh Bapak Dadang sebagai koordinator lapangan, suasana haru menyelimuti momen pemberian tanda kasih sayang kepada keluarga pasien.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang menyampaikan pesan hangat agar bantuan dari kawan-kawan alumni dapat diterima dengan baik sebagai wujud persaudaraan.
“Ibu, ini titipan dari kawan-kawan semua, mohon diterima. Semoga Ibu lekas sembuh dan bisa beraktivitas kembali,” ujar Dadang yang diamini oleh rekan-rekan alumni yang sempat hadir di lokasi.
Tidak berhenti di rumah sakit, rombongan alumni angkatan 1994 ini meneruskan perjalanan silaturahim ke kediaman Subardini di daerah Tegal Rejo, Tanjung Enim. Kunjungan ini bertujuan untuk menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk perhatian rutin antar sesama anggota angkatan. Kedatangan para sahabat lama ini disambut dengan tangis haru dan kebahagiaan yang mendalam oleh Subardini. Ia mengaku sangat tersentuh karena meskipun sudah berpuluh tahun lulus sekolah, ikatan batin dan perhatian dari teman-teman semasa SMA masih terjaga dengan sangat kuat hingga saat ini.
Ketua Angkatan 1994 SMANSA Muara Enim, Ir. H. Sony Oktapriandi, S.Kom., M.Kom., saat dihubungi oleh media ini membenarkan serangkaian kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, aksi ini merupakan komitmen jangka panjang angkatan 94 untuk selalu peduli terhadap sesama, terutama kepada keluarga besar alumni dan masyarakat luas. Momentum bulan suci Ramadhan dinilai sebagai waktu yang paling tepat untuk memperkuat solidaritas dan memperbanyak amal ibadah melalui aksi kemanusiaan yang langsung menyentuh mereka yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Sony yang juga menjabat sebagai Ketua Jurusan Manajemen Informatika Politeknik Negeri Sriwijaya dan tengah menempuh pendidikan doktoral di UNSRI ini menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan.
“Insya Allah, angkatan 94 akan selalu hadir untuk sesama. Kami ingin terus merajut tali kasih meskipun dalam rasa rindu kebersamaan yang tak berkesudahan. Hanya Allah SWT yang akan membalas semua kebaikan kawan-kawan,”Kata Sony
Dengan penuh semangat, menutup pembicaraan mengenai dedikasi 32 tahun angkatannya dalam menjaga konsistensi kebaikan. (so26)














