Pingintau.id – Menjelang waktu Maghrib di bulan Ramadhan, suasana dapur rumah tangga hingga lapak pedagang takjil mulai ramai. Menu buka puasa menjadi perhatian utama, tak hanya soal rasa, tetapi juga nilai gizi dan keseimbangan nutrisi setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Pakar gizi mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan saat berbuka. Dianjurkan untuk memulai dengan yang manis dan ringan, sesuai sunnah Rasulullah SAW, seperti kurma dan air putih. Selain mengembalikan energi dengan cepat, kurma juga mengandung serat dan gula alami yang baik bagi tubuh.
Takjil tradisional seperti kolak pisang, bubur sumsum, es buah, hingga es timun suri masih menjadi favorit keluarga Indonesia. Di berbagai daerah, jajanan gorengan seperti pisang goreng dan tahu isi juga tetap diminati, meski dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah terbatas.
Setelah menunaikan shalat Maghrib, hidangan utama menjadi pelengkap energi. Menu rumahan sederhana seperti nasi putih hangat dengan ayam goreng, sayur bening bayam, dan sambal lalapan menjadi pilihan praktis. Sementara itu, menu berkuah seperti soto ayam, sup daging, hingga rawon juga kerap hadir di meja makan.
Di Sumatera Selatan, hidangan khas seperti pindang patin menjadi salah satu menu favorit berbuka puasa. Kuahnya yang segar dan kaya rempah dinilai cocok untuk menghangatkan tubuh setelah seharian berpuasa.
Selain kelezatan, keseimbangan nutrisi juga penting diperhatikan. Menu berbuka sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, serat, serta cukup cairan. Salad buah, tumis sayuran, pepes tahu, hingga jus segar dapat menjadi pelengkap sehat agar tubuh tetap bugar selama Ramadhan.
Fenomena berburu takjil pun menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Ramadhan. Deretan pedagang musiman bermunculan menjajakan aneka makanan dan minuman khas berbuka. Kondisi ini tidak hanya menghadirkan semarak suasana, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam memilih menu. Hindari konsumsi berlebihan dan utamakan makanan bergizi agar ibadah puasa tetap lancar hingga akhir bulan.
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan. Dengan memilih menu buka puasa yang sehat, lezat, dan secukupnya, momen berbuka dapat menjadi waktu yang penuh syukur dan kebersamaan.(***)
Inspirasi Menu Buka Puasa: Dari Takjil Manis hingga Hidangan Khas Daerah, Pilih yang Sehat dan Lezat











