Dunia  

Para Menteri Luar Negeri ASEAN sepakat merekomendasikan ASEAN Concord IV untuk disahkan di pertemuan KTT ke-43 ASEAN

(from left) Minister of Foreign Affairs Malaysia Zambry Abd Kadir, Minister of Foreign Affairs Philippines Enrique A. Manalo, Minister of Foreign Affairs Singapore Vivian Balakrishnan, Permanent Secretary for Foreign Affairs Thailand Sarun Charoensuwan, Deputy Minister of Foreign Affairs Viet Nam Do Hung Viet, Coordinating Minister for Political, Legal and Security Affairs of Indonesia Mahfud MD, Minister of Foreign Affairs Indonesia Retno Marsudi, Minister of Foreign Affairs Laos Saleumxay Kommasith, SOM Leader Brunei Darussalam Johariah Wahab, Minister of Foreign Affairs Cambodia Sok Chenda Sophea, Minister of Foreign Affairs Timor Leste Bendito dos Santos Freitas, Secretary-General of ASEAN Kao Kim Hourn pose for group photos during the opening of the ASEAN Coordinating Council (ACC) Meeting at the ASEAN Secretariat, Jakarta, Monday (4/9/2023). Media Center of ASEAN Summit 2023/Aditya Pradana Putra/pras/ratih. *** Local Caption *** (dari kiri) Menteri Luar Negeri Malaysia Zambry Abd Kadir, Menlu Filipina Enrique A. Manalo, Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Permanent Secretary for Foreign Affairs Thailand Sarun Charoensuwan, Deputi Menlu Vietnam Do Hung Viet, Menko Polhukam RI Mahfud MD, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menlu Laos Saleumxay Kommasith, SOM Leader Brunei Darussalam Johariah Wahab, Menlu Kamboja Sok Chenda Sophea, Menlu Timor Leste Bendito dos Santos Freitas, Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn berfoto bersama saat pembukaan Pertemuan Dewan Koordinasi ASEAN (ACC) di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Senin (4/9/2023). ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Aditya Pradana Putra/pras.

Pingintau.id, – Para Menteri Luar Negeri ASEAN sepakat merekomendasikan ASEAN Concord IV untuk disahkan di pertemuan KTT ke-43 ASEAN. Kesepakatan itu menjadi salah satu hasil pertemuan ASEAN Coordinating Council (ACC) di Jakarta (4/ 9).

Penyusunan ASEAN Concord IV merupakan usulan Indonesia. Dokumen ini akan menjadi fondasi untuk penyusunan Visi Masyarakat ASEAN 2045, memperkuat ASEAN agar dapat mengatasi berbagai tantangan masa depan.

“Tantangan yang kita hadapi saat ini sudah besar. Namun tantangan yang akan kita hadapi di masa depan akan semakin besar. Apakah ASEAN bisa terus maju atau tidak tergantung pada kita semua,” kata Menlu saat memimpin pertemuan ACC.

Dia menambahkan, agar bisa terus maju dan tetap relevan, ASEAN harus berani mengambil keputusan berani. Perbedaan di antara anggota tidak boleh menjadi penghalang kemajuan ASEAN.

Untuk itu, dalam KTT 43 juga akan diadopsi keputusan terkait percepatan pembuatan keputusan di saat krisis dan penguatan kapasitas ASEAN untuk menghadapi tantangan baru.

Pada pertemuan ini, negara-negara anggota ASEAN sampaikan apresiasi terhadap kinerja HLTF. Mereka sepakat memberikan dukungan prinsip terhadap dokumen Visi ASEAN Community 2045.

Penyusunan Visi Masyarakat ASEAN 2045 telah mulai dikerjakan tahun 2023 oleh High-Level Task Force (HLTF) on the ASEAN Community’s Vision 2045 di bawah keketuaan bersama Indonesia dan Malaysia. Visi tersebut akan disahkan pada tahun 2025.[***]