Wali Kota Bima Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Ikhtiar Hadapi Kekeringan melalui Shalat Istisqa

PINGINTAU.ID, BIMA – Pemerintah Kota Bima menggelar pelaksanaan Shalat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi dampak musibah kekeringan yang melanda wilayah setempat. Melalui momentum tersebut, Wali Kota Bima mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat doa sekaligus mengimbangi ikhtiar nyata di lapangan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima mengingatkan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Ia mengimbau masyarakat untuk aktif memelihara sumber-sumber mata air, menjaga lingkungan sekitar, menghindari perilaku pemborosan air, serta menghentikan berbagai kebiasaan buruk yang dapat memperparah kerusakan alam.

Lebih lanjut, Wali Kota mengajak seluruh warga menjadikan kondisi kekeringan ini sebagai ajang introspeksi diri (muhasabah). Masyarakat diharapkan dapat memperbanyak istigfar, memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah SWT, memperkuat rasa kepedulian sosial terhadap sesama, serta senantiasa meningkatkan syukur atas nikmat air yang sering kali dianggap biasa

.”Air merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bijaksana. Hal ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, melainkan demi keberlangsungan hidup generasi masa depan,” tegas Wali Kota.

Menutup arahannya, Wali Kota Bima memanjatkan harapan agar Kota Bima senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari segala macam musibah, serta segera dianugerahi curahan hujan yang membawa keberkahan bagi kehidupan seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos., M.Ec.Dev menjelaskan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa ini mengabsahkan komitmen pemerintah daerah. Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Bima menegaskan pentingnya keseimbangan antara penguatan spiritual, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, serta aksi nyata pemerintah dalam menanggulangi dampak kekeringan di Kota Bima secara berkelanjutan. (Suhairy)