Tembus Top Regional Maluku-Nusa Tenggara, Kota Bima Siap Adu Inovasi Unggulan di IGA 2026

PINGINTAU.ID, KOTA BIMA-Pemerintah Kota Bima terus mematangkan berbagai persiapan menghadapi tahapan presentasi Kepala Daerah dalam ajang penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026.

Kepala Dinas Kominfotik dan Statistik Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos., S.H., M.Ec.Dev., mengonfirmasikan bahwa Kota Bima berhasil menembus daftar nominator pada Regional Maluku–Nusa Tenggara. Berdasarkan jadwal resmi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), presentasi Wali Kota Bima dijadwalkan berlangsung Rabu, 4 November 2026.

“Presentasi Kepala Daerah dilaksanakan secara daring pada 3 hingga 5 November 2026. Kota Bima mendapat alokasi waktu pada Rabu, 4 November, pukul 14.33 hingga 15.03 WITA di hadapan Tim Penilai Kemendagri,” ujar Dr. Muhammad Hasyim melalui rilis resminya, Sabtu 31 Oktober 2026.

Sebagai langkah cepat atas penetapan, Pemkot Bima menggembleng penyusunan materi dan pemantapan bahan presentasi secara intensif sejak Sabtu (31/10) hingga Minggu (01/11). Langkah ini melibatkan berbagai Perangkat Daerah terkait untuk memastikan seluruh substansi terurai secara komprehensif.

Kadis Kominfotik menjelaskan bahwa koordinasi fokus dilakukan bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu urusan wajib pelayanan dasar. OPD yang memiliki inovasi berpotensi unggul dilibatkan langsung untuk mempertajam aspek kebaruan, kemanfaatan, implementasi, kolaborasi, hingga keberlanjutan inovasi.

Sesuai ketentuan Kemendagri, materi presentasi Kepala Daerah akan memuat strategi penguatan ekosistem inovasi daerah serta penerapan dua inovasi unggulan, yaitu satu inovasi berbasis digital dan satu inovasi non-digital.

“Tema inovasi mencakup tema wajib seperti pertumbuhan ekonomi, peningkatan PAD, pengentasan kemiskinan, dan penurunan pengangguran serta tema pilihan dari urusan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, sosial, trantibumlinmas, PUPR, dan perumahan,” jelas Kadis.

Materi dipadatkan dalam maksimal 10 slide presentasi dengan durasi 15 menit paparan dan 15 menit sesi tanya jawab. Paparan tersebut mencakup komitmen Kepala Daerah, manajemen inovasi, kesesuaian dengan isu strategis daerah, hingga dampak konkretnya bagi masyarakat.

Juru Bicara Wali Kota Bima ini menegaskan bahwa keikutsertaan Kota Bima pada tahapan presentasi IGA 2026 menjadi momentum krusial untuk menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan birokrasi, sekaligus memperlihatkan terobosan nyata bagi kemajuan warga Kota Bima.

“Kami berharap seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan presentasi pada 4 November mendatang berjalan optimal dan membuahkan hasil terbaik bagi Kota Bima,” tutup Dr. Muhammad Hasyim. (SUHAIRY)