Memperkuat Identitas Daerah, Pemkot Bima Resmi Hadiri Launching BKMT Berbasis Mbojo Ma Ntoi

PINGINTAU.ID, KOTA BIMA-Pemerintah Kota (Pemkot) Bima secara resmi menghadiri kegiatan Launching Majelis Taklim/BKMT Berbasis Mbojo Ma Ntoi yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Camat Rasanae Barat. Jumat 30 Oktober 2026. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menjadi wujud komitmen nyata dalam mendukung penguatan nilai-nilai budaya lokal serta pelestarian kearifan masyarakat Mbojo.

Dalam kegiatan, Pemkot Bima diwakili Staf Ahli Wali Kota Bima Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia, Hj. Suharni, S.E.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos., S.H., M.Ec.Dev., menyampaikan bahwa launching program ini merupakan momentum penting untuk memperkuat perhatian terhadap potensi lokal. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga tradisi warisan leluhur.

“Budaya Mbojo merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat Kota Bima. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya seperti kebersamaan, gotong royong, saling menghormati, dan kepedulian sosia harus terus kita jaga dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dr. Muhammad Hasyim.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya daerah. Melalui launching ini, Pemkot Bima mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif mendukung program-program berbasis kearifan lokal.

Lebih lanjut, Kadis Kominfotik menegaskan harapan pemerintah daerah agar pelaksanaan program BKMT Berbasis Mbojo Ma Ntoi tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan berlanjut dengan langkah-langkah konkret yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Dengan demikian, upaya pelestarian budaya lokal dapat berjalan seiring dengan pembangunan daerah, sehingga identitas luhur masyarakat Mbojo tetap lestari dan terwariskan kepada generasi mendatang.

Kehadiran Pemkot Bima dalam acara ini menegaskan kembali pentingnya kolaborasi dalam mendukung setiap inisiatif yang berorientasi pada penguatan nilai lokal, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan daerah yang tetap berakar kuat pada tradisi budaya. (Suhairy)