PINGINTAU.ID, SELAT PENUGUAN – Komitmen dan kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan berbuah manis. Tim Karhutla Mabes TNI memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kecamatan Selat Penuguan atas keberhasilannya mempertahankan status Zero Karhutla (bebas kebakaran hutan dan lahan) di wilayah Kabupaten Banyuasin.
Apresiasi disampaikan langsung saat kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan serta Penanggulangan Karhutla yang digelar di Kecamatan Selat Penuguan pada Selasa, 15 September 2026.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Karhutla Mabes TNI, Brigjen TNI F.S. Ginting, S.Sos., M.A.P., bersama lima perwira menengah: Kolonel Laut Agus Wahyu N., S.E., M.M.; Kolonel Laut Dadan, S.Ag., M.Pd., CTMP., CHRMP.; Kolonel Laut Abdurrahman, S.Ag., M.Sos.; Kolonel Adm Dodi Harjon, S.Pd., M.Si.; serta Kolonel Sus Suparman, S.Ag.
Turut hadir mendampingi tim Mabes TNI, di antaranya Kasdim Letkol Inf. Saibudin, S.Ag. (mewakili Dandim 0430/BA), Danramil 430-01/Pangkalan Balai Kapten Inf. Erwin Suhaimi, Kapolsek Pulau Rimau AKP Sumaryanto, S.H., serta Camat Selat Penuguan Samsudin, S.Pd., M.Si. Acara ini juga diikuti oleh jajaran Forkopimcam, kepala desa, perwakilan perusahaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, para kepala sekolah dan guru, hingga kalangan pelajar SMAN di Kecamatan Selat Penuguan.
Dalam sambutannya, Camat Selat Penuguan, Samsudin, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas kerja sama seluruh elemen masyarakat sehingga wilayahnya tetap aman dari ancaman kebakaran. Namun, ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kendala infrastruktur.
“Alhamdulillah, daerah kami sejauh ini Zero Karhutla berkat kesadaran bersama menjaga hutan dan lahan. Namun, untuk memudahkan mobilisasi pencegahan dan pemantauan wilayah, masyarakat sangat membutuhkan akses jalan beton yang memadai. Saat ini akses yang ada masih berupa jalan tanah bergelombang. Kami sangat berharap bantuan dan perhatian dari semua pihak demi kesejahteraan warga,” ungkap Samsudin.
Menanggapi hal tersebut, Tim Karhutla Mabes TNI terus menekankan pentingnya sinergi pencegahan dini dari seluruh unsur—mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, BPBD, sektor swasta, hingga masyarakat luas. Dalam edukasinya, masyarakat diimbau keras untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Brigjen TNI F.S. Ginting, S.Sos., M.A.P. menegaskan bahwa pencapaian status Zero Karhutla di Kecamatan Selat Penuguan harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap potensi gangguan dari pihak luar yang tidak bertanggung jawab.
“Pencegahan Karhutla bukan tanggung jawab satu pihak saja, melainkan butuh keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui koordinasi, edukasi, pengawasan, dan respons cepat, potensi kebakaran dapat ditekan sejak dini. Dengan demikian, hutan dan kebun hijau tetap terjaga untuk diwariskan kepada anak cucu kita,” tegas Brigjen TNI F.S. Ginting.
Ia menambahkan, keberhasilan Kecamatan Selat Penuguan dalam menjaga wilayahnya hendaknya menjadi percontohan (role model) bagi kecamatan lain di Kabupaten Banyuasin agar kawasan tersebut terus aman dan bebas Karhutla di masa-masa mendatang.
Laporan : Slamat Chaniago/Sapto. // Editor : Wardoyo













